RSS

Si Timo De Silvo (Des 2009 – February 2012), Mobil pertama keluarga kami, Timor Sephia

29 Feb

Dear All,

Happy BONUS day everyone!!! hehehe, bukan bonus uang atau gaji loh ya, tapi hari ini kan 29 Feb, itu cuma ada 4 tahun sekali loh, cuma pas tahun kabisat aja, jadi anggap aja itu 1 hari bonus di tahun ini, so happy bonus day!! ūüôā

Ok sekarang mari kita mulai sharing hari ini, kali ini buba mau sharing tentang mobil pertama keluarga kami yaitu mobil Timor keluaran tahun 2001 (mulai turun ke jalannya tahun 2002), warna silver, model sephia DOHC. Kami beli di bulan Des 2009 dan sekarang telah terjual tepatnya Senin malam 27 Feb 2012. hiks…hiks… berhubung sejujurnya buba agak sedih karena harus melepas si Timo de Silvo (yup I am a kind of person who likes to gave names to almost everything), so buba berniat membuat 1 posting tersendiri tentang Timo de Silvo, Siapa tau bisa berguna buat yang lagi mau cari mobil pertama untuk keluarga (tapi berhubung namanya juga posting keluarga campur baur dengan sharing cerita memory keluarga kami ya ūüôā )

Dibuka dengan foto pagi pertama kedatangan si Timo ke rumah kami, disambut dengan  bangga oleh buba dan Apap :),   Please enjoy :

Buba & Apap pose dengan Timo de Silvo

Awal mula kami¬†mau beli mobil pertama sebenarnya¬† mulai di awal tahun 2009¬†saat buba hamil gede , mulai kepikiran wuih tar kalau anaknya udah lahir¬†kalau kita punya mobil sendiri kayaknya enak nih, bisa siap sedia dipakai setiap saat, ga usah pinjem-pinjem dari aunty terus (si aunty punya mobil sendiri chevrolete spark¬†silver¬† tahun 2005 buba kasi nama Sparky¬†de Silvo¬†). Keinginan punya mobil sendiri terus berlanjut sampai Apap lahir. Untuk langsung beli begitu pengen hehehe ga bisa juga, kami kan belum¬† termasuk golongan kaya yang mau apa-apa tinggal tunjuk, inget ya “belum” loh bukannya “bukan” siapa tau dimasa depan jadi “termasuk” hehehe… Amiennnn……

So mulailah perjuangan untuk punya mobil sendiri, nabung-nabung pastinya dong, dan mulai cari-cari info tentang mobil second (saat itu lum mampu kalau beli yang langsung new dari showroom), buba berperinsip ga mau punya banyak utang, jadi cari mobilnya pun yang murah meriah aja dalam arti : harga nya murah, onderdil nya murah, perawatannya ga rewel supaya hemat uang perawatan. Untuk model kita maunya yang sedan karena lebih nyaman, kalau punya baby kenyamanan kan yang utama. Ternyata susah juga loh cari mobil dengan kriteria tersebut. Sempet keliling-keliling dealer mobil bermodalkan alamat-alamat dari koran (koran poskota hari sabtu-minggu wajib dibaca buat yang mau cari mobil second murah). Kalau ada yang menarik langsung di telphone dan janjian lihat. Keliling-keliling naik motor vario merahnya si ayah.

Berhubung posisi kami di Serpong kami mulai cari dari yang dekat dulu, ke bursa mobil bekas di WTC serpong, sampai sana pilihan untuk sedan lumayan banyak, namun….soal harga agak tinggi, mungkin karena disana banyaknya saat kita lihat BMW¬†& Mercy, ya jelas lah walau second harganya agak tinggi. Sempet tertarik sama 1 mobil Mitsubisihi lancer putih tahun 90-an tapi harganya lum masuk kantong masi 70-80 jutaan dan Mercy taun 1990 warna hijau tua army harga 80 jutaan, pilihan si ayah ni, buba sih¬†agak ga sreg sama warnanya. Tapi masih masuk daftar¬†calon pilihan mobil¬†sih. Karena masih belum ada yang bener-bener sreg di hati, so mulai berpetualang cari alternative lain.

Sempat juga keliling daerah BSD, tapi malah ga banyak nemu dealer mobil bekas, banyaknya showroom mobil baru, pindah sasaran daerah pamulang, nemu beberapa kandidat tapi lagi-lagi lum terlalu sreg sama harganya, klo model sih banyak yang bagus-bagus tapi harga masi lum masuk.

Sempat juga bosan cari tapi ga dapat-dapat akhirnya kami memutuskan rehat dulu dari cari mobil, jadi mobinya si aunty yang dipakai kemana-kemana kalau pas Apap mau diimunisasi atau butuh belanja mingguan. Masuk ke bulan Desember 2009, kami dapat bonus akhir tahun dari kantor tercinta yang jumlahnya kalau disatukan Alhamdulilllah lumayan, untuk DP mobil bisa lah, plus Bangkong (baba-engkong) kakeknya Apap dari pihak Ayah ambil pensiun muda dari kantornya dan dapat uang penghargaan dari kantornya,  yang dengan baik hati mau meminjamkan uang untuk kami beli mobil. Buba dan ayah seneng banget dapat tawaran dari bangkong, kalau pinjam dari keluarga kan lebih enak daripada pinjam dari pihak lain. So keinginan beli mobil menggebu lagi, karena takutnya kalau ditunda-tunda uangnya malah habis ga jelas, jadi langsung target bulan ini musti dapat.

Keliling lagi ke dealer-dealer mobil di daerah pondok cabe, Ada beberapa dealer yang jual mobil Timor, nah disini kami mulai dapat pencerahan kalau mobil Timor itu bagus untuk jadi mobil pertama keluarga, karena nih ya, Timor tuh mobil nasional yang harganya cukup terjangkau, plus dia onderdilnya banyak dimana-mana, juga bisa pakai onderdil KIA karena memang sebenarnya Timor itu ya KIA Sephia mereka sama plek-plek-an, bensin ga boros, dan soal nyaman juga dia tergolong cukup ok,dapat info kenyamana dari uti cil yang tinggal di Malang yang pernah juga punya Timor,  jadi mulai lah kita pusatkan buruan ke Timor.

Hari Sabtu tanggal 19 Desember 2009, ayah baca di koran ada yang mau jual Timor Sephia DOHC warna silver tahun 2001 (turun ke jalan 2002), letaknya di daerah Ciputat, karena ga terlalu jauh langsung kita datangi ditemani akung. Sampai sana ternyata yang iklanin itu dealer mobil di ciputat, masih kategori dealer kecil kali ya, karena hanya ada sekitar 3 mobil disana. Letak Dealer mobil tepat di pekarangan rumah pemiliknya, saat pertama kali lihat si Timo, buba langsung suka, soalnya manis ya bentuknya Timor Sephia itu, matanya  (red: lampu depan) sipit sayu, dengan body langsing cantik deh. Dicoba on the road sama ayah juga dia bilang cukup nyaman ni mobil, Harga pembukaan sebenarnya agak sedikit lebih mahal dari perkiraan ayah & buba jadi sempat terjadi tawar menawar yang cukup alot, dan akhirnya karena belum tercapai kesepakatan kita pulang dulu deh sekalian pikir-pikir lagi.

Sampai rumah kok kepikiran terus si Timo ya, akhirnya buba beranikan diri telphone lagi ke pemilik dealer tersebut, setelah negosiasi ulang akhirnya tercapai kesepakatan, dan Alhamdulillah ga perlu pinjam banyak dari bangkong karena uang bonus kantor ayah& buba cukup untuk menutupi 90% harganya, jadi pinjam ke bangkong 10% sisanya. Kita buat janjian lagi sama pemilik dealer untuk pembayaran sekaligus cek mesin.

Hari Minggu 20 Des 2009  kami kesana ditemani temannya akung yang ngerti tentang mesin mobil tua, sempet deg-deg an karena saat kita masih di jalan si pemilik dealer telphone dan nanyani keseriusan kita karena disana sudah ada calon pembeli lain, ternyata timor banyak yang cari. Langsung kebut sampai dealer sempet ketemuan sama calon pembeli lainnya,  kita bilang ke pemilik dealer,  kita beneran serius tapi mau cek dulu kelengkapannya, karena si pemilik dealer itu udah janji ke kita dan dia itu kebetulan haji yang tentunya lebih ahli agama dan ngerti soal pentingnya janji, jadi dia akhir nya batalin ke calon pembeli barunya dan bilang udah janji kasih ke kita dengan harga yang disepakati sebelum calon pembeli baru itu datang, untung dia ngerti agama :). Setelah dicek segala macemnya mesin dan surat-surat ok. Kita kasih uang DP sebagai ikatan jual beli dan minta waktu untuk pembayaran sisanya, karena hari Minggu bank ga buka dan ATM punya batas pengambilan.

Hari Senin 21 Des 2009, pulang kantor buba sama ayah langsung ke tempat dealer mobil, disana udah ada akung yang nungguin untuk menemanin cek akhir mesin dan kelengkapan. Sempet stress pula karena ternyata jalanan macet, dari janjian untuk datang Magrib sampai sana Isya. Syukur akung orangnya supel jadi bisa nemenin pak Haji si pemilik dealer ngobrol-ngobrol sambil nunggu ayah&buba datang. Setelah semua ok langsung tanda tangan kuitansi di atas materai dan penyelesaian surat-surat. Alhamdulillah si Timo de Silvo jadi milik kita.

Ada banyak kenangan bersama si Timo. Alhamdulillah ga pernah rewel macem-macem, jarang banget masuk bengkel yang karena rusak, bensin juga ga pernah morotin, dan walau tua gitu kuat loh dibawa ke taman safari dan bermacet-macet ria di puncak, ga kalah deh sama mobil baru. Sampai di akhir 2010 kemarin kita Alhamdulillah bisa punya si Livi the Black, Timo jadi banyak istirahatnya, jadi Timo khusus buat buba, sementara kalau pergi keluarga kita lebih sering pakai si Livi maklum kalau jalan-jalan seringnya bareng keluarga besar kalau di Timo ga muat.

Dan akhirnya tanggal 25 February 2012, ada orang datang ke rumah nanyain apakah si timo dijual atau tidak, dia itu dealer mobil dan bilang kalau Timor banyak yang cari, kalau Timo mau dijual dia niat beli, dia kasih penawaran harga, turun sih harganya dari pertama kita beli, tapi kata si ayah masih masuk batas wajar harganya, dan kayaknya sebaiknya memang dijual karena sudah jarang dipakai dan garasi kita cuma satu ganti-gantian sama Livi di garasinya, ¬†kalau mobil ¬†lebih sering ditaruh di luar¬†¬†takutnya lama-lama rusak nganggur. Baiknya dijual biar ada orang lain yang pakai dan dapat manfaat dari si Timo. Akhirnya buba setuju untuk jual, Senin Malam tanggal 27 February 2012, si Timo akhirnya diambil pemilik barunya….sedih juga sih lihat mobil pertama yang bisa kita beli akhirnya harus pergi….tapi bener kata ayah semoga ada pemilik baru lain yang lebih membutuhkan¬†Timo agar bisa merasakan manfaat dari si Timo dan merawatnya dengan lebih baik dari yang bisa kami lakukan saat ini.

Ini beberapa foto-foto kenangan keluarga kami bersama Timo de Silvo, please enjoy :

   

Tampak di Pictures : РAyah sedang asyik nyetir Timo  РFoto di kursi belakang Timo bersama uti & aunty РKe taman Safari naik Timo July 2010 РFabian (umur 7 bulan) main belajar berdiri dan jalan di atap Timo dipegangin ayah

Banyak memory indah yang sudah kami lalu bersama Timo. Thank you Timo….

Btw buat yang penasaran sama bentuk Timo secara keseluruhan, buba tadi nemu di salah satu web, silahkan dilihat disini :

Picture taken from : Here

Mirip banget deh Timo dengan gambar itu…uuuggghhh jadi kangen sama Timo….. ūüė¶

Ga papa deh supaya Timo bisa melanjutkan manfaat dan kegunaannya, toh kalau terus sama kita juga kasihan jarang banget dipakainya, siapa tau dia lebih berguna untuk pemilik barunya¬†…. So bye-bye timo….hope everything going well for you in your new place. Thank you for everything that you have done for us….

Sekian Sharing kami kali ini, nantikan sharing kami berikutnya ya

With Love,

The Firdaus Family

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on February 29, 2012 in Uncategorized

 

Tags: ,

6 responses to “Si Timo De Silvo (Des 2009 – February 2012), Mobil pertama keluarga kami, Timor Sephia

  1. parkirantimor

    July 23, 2012 at 10:02 pm

    waw..menarik sekali neh kisah sang timo, tapi sayang dah dijual..digantiin apa neh R tiga kah ? hehe…

    sesama pemakai sephia.

     
    • dianworld

      July 24, 2012 at 3:35 am

      Belum niat beli gantinya mas, lagi kumpulin uang nya lagi :). Salam sesama pemakai Sephia dari keluarga kami ūüôā

       
  2. Lingga saputra

    December 26, 2012 at 4:40 am

    Seru jg baca pengalamannya bareng si Timo krn aku jg skrg pke Timo 96 beda nya aku pake yg SOHC nya boss,terima kasih ats bagi bagi pengalamannya Boss,slm bwt keluarganya dari orang Garut ūüôā

     
    • dianworld

      December 26, 2012 at 8:50 am

      terima kasih kembali boss. salam juga dari keluarga kami ūüôā

       
  3. Remon Sadario

    September 21, 2014 at 4:19 pm

    Wah..sangat sangat mengesankan kisahnya ya mas…asli,,jadi ikutan terharu dan hanyut dengan kisah kebersamaan mas Daus sekeluarga bareng Timo nya. Kebetulan hari ini minggu (21september 2014 ) saya baru saja beli Timo de Silvo juga, tahun 97…jadi tambah yakin kalo Timo adalah mobil yg bersahabat.Btw,salam bahagia dan salam sukses selalu buat mas Daus sekeluarga yaa…Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT..Aamiin..

     
    • dianworld

      September 21, 2014 at 10:50 pm

      Trima kasih bung, selamat menikmati kebersamaan yg indah dengan si Timo ūüôā

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: