RSS

Membuat paspor secara online untuk baby Vio dan Uti mama di kanim Tangerang

16 Nov

Dear all,

baby vio dan uti mama bikin paspor

Hai hai semuanya… jumpa lagi… maaf ya lama ga update, kesibukan masih berlanjut ternyata, tapi jiwa ingin nge-blog menderu-deru nih, jadi let’s start 🙂

Kali ini bunda akan share tentang pembuatan paspor Viona dan uti mama, kami mengikuti cara pembuatan paspor online karena waktu bunda untuk mengurus paspor Vio terbatas, bun kerjanya jadi guru yang berarti ga bisa ambil cuti kalau bukan liburan sekolah atau sedang sakit, jadi musti pintar-pintar menyesuaikan dengan jadwal libur sekolah, secara untuk paspor Vio harus ditemani sama orang tuanya sementara ayah sibuk banget jadi bunda yang mengurusnya.

Berhubung Jumat tanggal 11 October 2013 yang lalu itu awal term break untuk sekolah bunda tercinta, dijadwalkan lah hari itu sebagai hari pengurusan paspor, jadi mulai deh  sibuk cari-cari cara pembuatan paspor online dengan buka-buka om google, ketemu juga beberapa blog review orang-orang yang sudah menggunakan jasa pengurusan online, setelah baca-baca langsung bunda masuk ke web ditjen imigrasi, disana bun lihat di bagian bawah ada pertunjuk ke pelayanan pembuatan paspor online link nya : http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp

silahkan yang mau buat paspor online klik langsung disana, buat yang mau tau cara-caranya plus beberapa tips,  silahkan lihat point-point disini ya, sabar jangan klik link-nya dulu 😉

1. klik ke pra permohonan personal :

http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/PassportFormCustomer.jsp

2. Isi semua form-nya yang di samping kanan layar.

  • Jenis Permohonan : apa yang ingin di buat, paspor baru biasa atau khusus TKI, penggantian karena habis halaman atau karena hilang, atau ada perubahan data nama, alamat dll
  • No. Paspor Lama : diisi khusus untuk penggantian atau perubahan
  • Jenis Paspor* : ada beberapa jenis ada yang 24 halaman (biasanya untuk TKI), yang umum 48 halaman, paspor elektronik ataupun SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor).

3. Isi semua identitas diri di samping kiri layar.

  • Nama Lengkap*
  • Nama Lain Kelamin*
  • Alamat Email
  • Tinggi*
  • Tempat Lahir*
  • Tanggal Lahir* dd-MM-yyyy
  • Pekerjaan*
  • Status Sipil*
  • No. Identitas*
  • Tanggal ID Dikeluarkan* dd-MM-yyyy
  • Tempat ID Dikeluarkan*
  • ID Berlaku s.d.*dd-MM-yyyy

*Untuk anak-anak nomer identitas mengikuti KTP orang tua, tempat dan tanggal berlakunya juga mengikuti KTP orang tua.

4. Klik “Lanjut”

5. Isi lengkap kembali semua data diri.

  • Alamat : rumah, kantor, alamat orang tua, alamat lama.
  • Telepon/HP
  • Hubungan Keluarga : Nama, kewarganegaraan, tempat lahir, dan tanggal lahir (dd-MM-yyyy) untuk ayah, ibu, suami/istri.

6. Klik “Lanjut”

7. Scan dokumen-dokumen pendukung dan lampirkan filenya. Format file jpg, ukuran minimal 100 KB dan maksimal 1.8 MB.
Dokumen-dokumen pendukung untuk paspor baru :

  • copy ktp
  • akte lahir
  • kartu keluarga
  • buku nikah bagi yang sudah menikah

Untuk paspor lama tinggal ditambah scan paspor lama halaman identitas depan dan yang paling belakang

Dokumen-dokumen pendukung untuk paspor anak :
copy KTP kedua orang tua, ingat ya kedua orang tua

  • akte lahir anak
  • kartu keluarga
  • buku nikah orang tua
  • copy paspor salah satu orang tua, juga halaman identitas depan dan yang paling belakang

Untuk SPLP dan penggantian paspor atau perubahan data maaf bgt bun ga tau kelengkapan yang dibutuhkan silahkan tanya langsung saja ke ditjen imigrasi

Jl. H. R. Rasuna Said Kav. 8-9 Jakarta Selatan 12190
Call Center : (021)5224658 ext. 2106
Telefax : (021)5224658
SMS Center : 081381307650
Email : humas@imigrasi.go.id

8. Klik “Lanjut”

9. Langkah akhir masuk ke informasi kedatangan di kanim

  • Kanim : Keuntungan membuat online bisa pilih kanim mana saja. Pillih kanim terdekat dengan rumah, atau bisa juga searching kantor kanim mana yang tidak terlalu jauh dari rumah namun pengunjungnya tidak terlalu banyak jadi nanti antriannya tidak terlalu panjang.
  • Tanggal Kedatangan di Kanim : silahkan cek ketersediaan tanggal, pilih tanggal yang diinginkan, namun untuk beberapa kanim yang laris (banyak peminat yang mengurus paspor) biasanya tanggal-tanggalnya lebih lama jaraknya dibanding kanim yang lain.

10. Klik “Lanjut”

11. Masuk proses verifikasi, tinggal masukkan kode yang muncul kedalam kotak.

12. Klik “OK” akan muncul tulisan :

Terima kasih telah melakukan pra permohonan paspor RI. Untuk selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan data Anda dapat memeriksa satus melalui menu status permohonan.

Klik link bukti permohonan, nanti keluar surat pemanggilan untuk datang ke Kanim yang sudah dipilih di point 9. Surat pemanggilan ini juga di emailkan ke email kita yang sudah kita infokan di point 3. emailnya dari spri@imigrasi.go.id

Bentuk surat pemanggilannya seperti foto di atas ya, tepatnya yang sebelah foto nomer antrian (Nomer dan Code bar nya di tutup), Nanti saat datang ke kantor imigrasi surat permohonan tersebut harus dibawa beserta dokumen-dokumen yang sudah di scan di point 7, dokumennya dibawa copy-an dan juga yang asli. Oh ya ga boleh lupa sama tanggal yang sudah kita pilih untuk datang ke kanim karena bila datang di luar tanggal tersebut dianggap permohonan via internet yang sudah kita lakukan tidak berlaku.

Nah sekarang ceritanya beralih ke saat datang ke kanim untuk proses selanjutnya. Jujur bunda kira kalau sudah daftar online nanti di kanim tinggal datang pagi agar dapat nomer antrian awal, lalu verifikasi dokumen langsung foto dan wawancara, perkiraan satu dua jam lah ya. Jadi dari rumah sengaja berangkat jam setengah tujuh bersama Vio dan kakak Fab beserta uyut dan uti mama dengan harapan dzuhur sudah selesai sampai di rumah lagi. Tapi….

Ternyata tidak begitu caranya saudara-saudara. Jadi kami sampai kanim jam 8 pagi.  Karena satu hari sebelumnya uti mama dan akung sudah survey ke kanim dan mengambil  map hijau dan form pengisian data diri (FREE), beserta materei Rp. 6000, jadi kami bisa langsung menuju ke customer service, ambil nomer antrian, terus menunggu untuk verifikasi dokumen pertama. Buat yang belum ambil map, formulir dan materai sebelum ambil nomer antrian di customer service silahkan ke fotocopy-an disamping kanim untuk mendapatkannya. Formulirnya sendiri pertanyaan seputar nama, alamat, tempat&tanggal lahir, negara yang mau dituju, dan tujuan Anda kesana.

Setelah selesai dari loket pertama mulai nge-Bete-in. Memang dapat nomer antrian awal sih saat mau verifikasi awal, namun setelah itu dikasih info kalau untuk foto dan wawancara antrian untuk pemohon online baru dibuka jam 1 siang, dan berhubung kita datang di hari Jumat antrian dibuka jam 1.30 siang….GEDUBRAK….. musti nunggu 5-6 jam-an lagi dong hanya untuk ambil nomer antrian, mana bawa bayi, mana jauh kalau harus balik rumah lagi dan pastinya sudah mulai macet padat yang berati kalau pulang lagi untuk nunggu belum tentu bisa balik tepat waktu. huhuhuhu…. bunda bingung, tadinya mau jalan-jalan nge-mall dulu aja, tapi setelah diskusi sama aunty Ana yang memang kerjanya mall to mall, riskan juga kalau nge-mall karena macet jalanannya dan mall nya lum terlalu nyaman, akhirnya diputuskan ya sudah lah pasrah nunggu di kanim.

Untungnya di bagian samping ada kantin dan warung makan yang lumayan bersih dan enak makanannya jadi ya kami nunggu bolak balik kanim dan kantin aja deh. Tiap jam bunda coba mesin otomatis yang keluarin nomer antrian untuk foto dan wawancara dengan cara men-scan nomer antrian dari loket verifikasi awal dan bener aja ga bisa sampai jadwal yang ditentukan….fiuuuuhhhh deh….

Akhirnya on time, jam 1 siang bisa juga ambil nomer antrian untuk foto dan wawancara, lalu menunggu lagi sampai jam istirahat hari jumat selesai (1.30), terus menunggu lagi untuk dipanggil nomer antriannya. Panggilan pertama untuk pembayaran. biayanya Rp.255.000, rinciannya Rp.200.000 untuk biaya paspor 48 halaman + Rp.55.000 untuk Jasa Penggunaan Teknologi Sistem Penerbitan Paspor berbasis Biometrik. Setelah bayar mengantri lagi untuk foto dan wawancara. Ini antrian terakhir yang perlu dilakukan sih, tapi berhubung untuk yang online ambil nomer antriannya aja baru bisa jam satu siang, jadi saat mau foto udah ketumpuk duluan sama yang antrian orang-orang yang pakai sistem pendaftaran biasa, jadi ya gitu deh lamaaaaaaa……..

Akhirnya sekitar jam 4 sore beres semuanya, paspor jadi dalam 3 hari kerja, berhubung saat itu Seninnya dijadikan libur bersama dan Selasa idul adha, paspor kami dijadwalkan jadi hari Jumat tanggal 18 October 2013, satu minggu kemudian.

Saat pengambilan paspor uti mama datang sendiri karena bunda sudah harus kerja lagi, jadi bunda kasih surat kuasa ke uti mama untuk sekalian ambil paspornya Vio, uti mama berangkat dari rumah siang, karena pengambilan baru dibuka sekitar jam 1 siang. Alhamdulillah lancar. jadi resmi per 18 October 2013 paspor the Firdaus family LENGKAP deh 🙂

Kalau ditanya mau pergi kapan dan kemana sampai sibuk banget urus paspor jawabannya…BELUM TAU…..hehehe,… seperti dibilang diatas, karena ayah dan bunda sama-sama sibuk jadi mumpung ada waktu ya dibuat aja dulu paspornya Vio, kapan dan kemana perginya mah urusan nanti yang penting udah ada paspornya hehehehe…..

Oh ya sekedar berbagi info, menurut bun, kalau rumah letaknya lumayan jauh dari kanim (gak ada pilihan kanim apapun yang dekat rumah), paspornya buat bayi atau anak-anak dan malas nunggu lama-lama saat pembuatan paspor, baiknya ga usah ikut pendaftaran online. Lebih enak pakai pendaftaran biasa, memang sih jadi dua hari datangnya, tapi lebih cepat kalau dihitung waktu untuk menunggunya, cukup datang pagi di hari pertama, ambil antrian di customer service, lalu verifikasi data. Paling ga sampai 15 menit nunggunya (asal datang agak pagi ya untuk antrinya). Di hari kedua datang pagi lagi lalu langsung menuju mesin otomatis dengan men-scan nomer antrian dari loket pertama , lalu bayar, foto, dan wawancara lagi-lagi ga memakan waktu lama paling sekitar 30 menit, atau satu jam lah ya kalau antri banget. Nah udah deh tinggal nunggu paspor jadi di hari ke-3 (hari kerja), cepet kan??? bandingkan dengan yang online, yang walaupun udah datang dari pagi tetep ga bisa buat ambil nomer antrian bayar, foto dan wawancara karena baru dibuka jam 1 siang, jadi musti nunggu, total waktu sampai selesai (dengan contoh datang seperti kami dari jam 8  pagi sudah di kanim dan rumah cukup jauh dari kanim jadi ga bisa balik dulu) 9 JAM. Beda banget kan lamanya…zZZZZZZzzzzz…… banget.

Mustinya mengurus online itu lebih cepat, toh data-data sudah dibantu di scan oleh pemohon, jadi harusnya kan saat pemohon datang tinggal langsung buka data yang sudah di scan, verifikasi,  lalu di forward saja ke bagian-bagian yang memerlukan. Dan sekali lagi ini menurut bunda ya, seharusnya loket untuk foto dan wawancara pendaftar online dan pendaftar biasa dibedakan jadi ga bertumpuk dan lebih cepat, bukannya dibedakan dari waktu mengantri dan meng-anak tirikan pemohon online. Kan jadi males kalau gitu caranya, malah rugi melakukan permohonan online, LAMAAAA BANGEEETTT 😦

Ok sekian dulu ya sharing kali ini, semoga sih nantinya lebih baik lagi ya pelayanan untuk pemohon online, jadi ga banyak buang waktu untuk menunggu. Semoga ada yang bisa terhindar dari menunggu lama setelah baca posting kami jadi tau kalau jadi pemohon online ga usah lah datang dari pagi, baiknya datang siang aja toh nanti juga harus nunggu lagi untuk ambil nomer antriannya, atau sekalian ga usah melakukan permohonan online, langsung datang saja tapi ingat musti datang pagi dan spare 2 hari.

Oh ya, boleh dong ya pamer foto paspor lengkap The Firdaus Family disini, habis dapatnya penuh perjuangan boooo…..

picmix-2092013-7653

cup cup muach muach deh ah, lega udah bisa nge-blog lagi dan puas curhat di blog hehehe………….

With Love,

The Firdaus Family

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on November 16, 2013 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

2 responses to “Membuat paspor secara online untuk baby Vio dan Uti mama di kanim Tangerang

  1. Armita Fibriyanti

    May 8, 2014 at 4:11 pm

    lengkap banget infonya bunda.. makasih ya

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: