RSS

Tag Archives: Daily Story

Memory Line : Lebaran bersama The Firdaus Family

image

Dear all,

Pagi semuanya. Masih dalam suasana lebaran ya.  Kali ini kami mau share foto keluarga kami yang lengkap berempat di mulai saat ade Vio masi di perut bun, disimpan untuk jadi memory keluarga kami.

Setelah dilihat lihat ternyata beneran ya wanita itu paling cantik ya pas hamil. Setelah itu yaaaaa gitu deh hehehe…..

InsyaAllah keluarga kita udah lengkap berempat ini dulu, penambahan anggota keluarga lagi nanti deh nambahnya jadi  mantu, cucu, cicit, anak cicit, cucu cicit dan sebagainya. Hahahaha, masih keingetan banget saat harus bed rest dan masuk ruang operasi jadi belum ada keinginan nambah anak dulu, toh mantu nanti jadi anak juga kan ya? #sok tua mode on. 😁

Dengan ini kami mengucapkan : Maaf lahir dan batin ya para teman dan keluarga 💟

With Love,
The Firdaus Family

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on July 13, 2016 in Uncategorized

 

Tags: ,

Delapan langkah membuat slime ala duo cindils (dengan lem fox dan tanpa borax)

Dear all,

Haaiii…. Kali ini kita mau share cara membuat mainan slime dengan menggunakan lem fox dan tanpa borax.

Sudah kenal sama mainan slime kan? Slime itu mainan yang kenyal-kenyal, mirip jelly versi lebih elastis, yang bisa ditarik dan diuyel uyel, ga mudah patah, dan bisa digunakan juga untuk bersih bersih menarik debu di tempat yang kecil dan sempit.

Cara membuat slime ala duo cindils ini mudah dan bahannya juga mudah di dapat, bahan bahan yang biasa ada di rumah aja. Mulai ya tutorial nya.

Bahan :
– lem fox (harus lem fox, karena kalau pakai lem lain ga bagus jadinya)
– air
– sabun cair (mereknya bebas yang penting sabun cair)
– bedak baby powder (bebas juga mereknya)
– obat tetes mata (bebas mereknya tapi yang hasilnya ok selama ini insto)
– baby oil / minyak zaitun (terserah pakai merek apa)
– pewarna (bisa pewarna makanan atau cat)

Alat :
– mangkok plastik
– sendok

Cara membuat :

1. Ambil 3 sendok lem fox, lalu aduk hingga teksture lem nya agak mencair

image

2. Tambahkan air satu setengah sendok, aduk kembali hingga air menyatu dengan lem dan kalau dibalik tidak tumpah.

image

3. Tambahkan baby powder setengah sendok makan (kalau pakai sendok teh jadi satu sendok teh), baby powder ini memadatkan adonan lem fox yang telah di tambahkan air sebelumnya. Jangan lupa aduk secara merata hingga adonan dan baby powder menyatu dengan baik.

image

4. Tambahkan sabun cair sedikit demi sedikit (sekitar seujung sendok), sabun cair ini yang mengubah struktur adonan yang sudah agak padat setelah penambahan baby powder tadi jadi lebih kenyal. Masukkan sabunnya sedikit demi sedikit ya, sambil di rasa rasa mau seperti apa kenyalnya, kalau kebanyakan nanti slime nya jadi mudah patah, jadi sabar kasihnya sedikit demi sedikit. Aduk sampai rata setelah diberikan sabun cair.

image

5. Setelah tekstur yang diinginkan didapat, tambahkan 8 tetes obat tetes mata (kami pakai insto) obat tetes mata ini pengganti borax membuat adonan makin kenyal dan bisa ditarik-tarik.

image

6. Pada tahap ini teksture slime sudah menyerupai teksture akhir yang diinginkan, tapi masih lengket, untuk menghilangkan lengketnya ditambahkan baby oil, seberapa banyak? Bebas sampai dirasa tidak lengket (tidak menempel di tangan saat dipegang). Baby oil bisa diganti minyak zaitun, efeknya sama.

image

7. Step ini untuk yang mau slime nya berwarna, bisa ditambahkan pewarna baik pewarna makanan ataupun cat, kalau yang mau slimenya putih tidak usah ditambahkan pewarna apapun. Banyaknya pewarna yang ditambahkan pun bebas, karena aslinya putih jadi kalau mau warnanya terlihat jelas penambahan pewarnanya agak banyak, kalau mau warna lembut (warna pastel) sedikit saja ditambahkannya. Jangan lupa aduk lagi hingga merata.

image

8. Jadi deh slime yang diidam idamkan, slime yang kenyal, goey, woey, enak dikuyek kuyel, tarik tarik, cubit cubit.

image

Oh ya slime ini bertahan dengan tekstur kenyal goey nya sampai 3 hari ya bila disimpan di tempat tertutup, di hari ketiga mulai agak keras menyerupai playdoh yang kelamaan ditinggal di luar.

Mudahkan cara membuatnya, dan bahan-bahannya juga mudah di dapat. Silahkan di coba membuatnya sendiri ya. Kalau kalian menambahkan bahan-bahan dan membuatnya jadi makin bagus info info ke kita juga ya :).

Sekian sharing kami kali ini, nantikan sharing dari kami berikutnya.

With Love,
The Firdaus Family

 
Leave a comment

Posted by on May 31, 2016 in Uncategorized

 

Tags: , ,

Motherhood dare challenge

Motherhood dare challenge!!!
Dapat challenge dari teh Hani nih, challenge accepted teh 😊. Jadi ibu dari duo cindils ini buat saya truly blessing, belajar banyak dari mereka untuk lebih sabar, lebih positif, dan berusaha menikmati setiap waktu bersama. They are the light of my life. Cinta sangat sama kedua buah hatiku ini. Melanjutkan challenge nya ke yg kena tag ya, share your story about motherhood mommies!! – with rini, A.C, Opie, Nia Aprilia, Mitra, Reni, Hani, Ira, and shinta

View on Path

 
Leave a comment

Posted by on April 15, 2016 in Uncategorized

 

Tags: ,

Mainan Do It Yourself (DIY) buat tas sendiri

image

Kemarin waktu main ke fun world di bintaro exchange di mainan yang nangkep2 ikan dapat hadiah mainan DIY buat tas sendiri.

Mainannga itu lengkap deh, ada jarum plastik yg gak tajam tapi bisa berfungsi beneran,  bagian bagian tas yang sudah di pola dan dibolongin jd tinggal disatuin, plus benangnya juga  sudah disediakan.

Ade Vio diumurnya yg 2 tahun 11 bulan ini sudah bisa masuk masukin jarum (yg sebelumnya sudah bunda pasang benangnya) ke lubang pola. Tapi masih butuh bantuan buat iketnya.

Suka deh mainan kayak gini. Mengajari anak jadi kreatif juga melatih motorik anak. Jadi anak tahu kalau membuat suatu benda itu berproses, gak langsung cling wow magic ada gitu loh…

Ada yg tahu gak ya yg jual mainan DIY kayak gini lagi dimana? Kalau ada yang tahu info info di bagian comment ya bapak-bapak, ibu-ibu, om-om, tante-tante sekalian…Trims sblumnya atas bantuannya 😘

Nantikan sharing dari kami berikutnya ya.

With Love,
The Firdaus Family

 
Leave a comment

Posted by on March 10, 2016 in Uncategorized

 

Tags: , ,

Another Bonus Day 29 Feb 2016

image

Dear all,

Happy another bonus Day. Ga sangka sekarang sudah tanggal 29 Februari 2016, lagi-lagi hari bonus yang terjadi hanya 4 tahun sekali jadi disempet-sempetin buat isi blog ini deh.

4 tahun lalu di tanggal yang sama 29 Februari 2012 kita juga ngisi blog ini dengan postingan tentang Timor de silvo mobil pertama kita yang berupa sedan timor warna silver yang akhirnya dijual. (Yang belum lihat bisa klik disini ya : cerita 29 Februari 2012 ) time does fly so fast ya.

Tahun ini diisi dengan update dari keluarga kami, secara mulai susah cari waktu untuk isi-isi blog karena bun masi berkutat dengan thesisnya. Doakan lancar, dipermudah lulusnya dan bisa segera mengamalkan ilmunya lagi ya 🙂

1. Update dari ayah :
Yippieee…. Alhamdulillah bulan Februari ini tepatnya tanggal 13-14 kemarin ayah berhasil membawa keluarga kita road trip dari Serpong sampai Purwokerto dalam rangka pernikahan sepupu kami om Rizki dan Tante Ditha. Total lebih dari 12 jam loh ayah nyetir sendiri bolak balik. Mana pas pulangnya macet pake banget karena ada banjir di tol Cikampek plus robohnya pintu tol Cikunir. Tapi Alhamdulillah overall kami enjoy dan senang banget dengan roadtripnya. Sempet main pula ke Baturraden, dan jatuh cinta dengan Purwokerto kota yg tenang tanpa macet itu. Semoga nanti nanti ada kesempatan lagi untuk main kesana dan ke kota kota lainnya.

2. Update dari Bunda :
Ok bun masi berkutat dengan thesis. Alhamdulillah sekarang dah masuk ke bagian pre-eksperimen, doakan dalam tahun ini sudah bisa lulus dan mengamalkan ilmu lagi ya.

3. Update dari Fab :
Sekarang kakak sudah jadi karateka sabuk kuning, soal akademisnya pas hari ini ujian UTS hari pertama kakak, tadi bunda tanya katanya sih bisa kerjainnya. Doakan nilai nilainya baik ya.

4. Update dari Vio :
Ade sekarang lagi senang bersosialisasi, penyebabnya karena dia pengen ultahnya yang ke 3 di bulan April nanti di rayain, dan bunda bilang klo mau dirayain harus ada tamunya, secara di cluster kami yg seumur Vio bisa dihitung jari, dikit banget. Jadi demi dapat tamu dia sekarang suka SKSD sok kenal sok deket sama anak seumurannya dan bilang “Ini temennya ade nih” ngegemezin. Oh iya dia sudah bisa pakai kancing baju sendiri dan bilang “K” dengan jelas jadi panggil kakak udah nggak “Tata” lagi tapi dah jelas kakak.

Oh iya kita juga mau jual mobil lagi nih. Karena sudah jarang dipakai sayang aja jadinya cuma disimpen aja, kali ini yg mau dijual mobilnya aunty si sparky de silvo tahun 2005. Yang tertarik boleh banget lihat iklan klik aja : DISINI
Kondisinya masih bagus, terawat, bisa langsung dipakai, pajak panjang, jok kulit, aki baru, pokoknya yang beli mobil ini gak nyesel deh. Kontak aja ya kalau mau tau lebih lanjut 😉

Ok sekian dulu sharing kami di tanggal istimewa 29 Februari 2016 ini, nantikan sharing kami berikutnya ya.

With Love,
The Firdaus Family.

 
Leave a comment

Posted by on February 29, 2016 in Uncategorized

 

Tags: ,

Update on The Firdaus Family in October 2015. (Include tips menghadapi bullying)

image

Dear all,

Selamat pagi, selamat berhari Minggu, harinya berkumpul bersama keluarga. Pagi ini bun baru terima notifikasi ada komen di blog ini tentang stroller dan tiba -tiba pengen update blog ini deh, sayang sudah lama ga diisi isi blognya hehehe… Jadi mari kita mulai update on The Firdaus Family 🙂

1. Ayah.
Si ayah lagi seneng-senengnya dengan pekerjaaan tambahan barunya sebagai dosen di salah satu sekolah tinggi Islam, dulu ayah ni paling anti deh klo diminta mengajar selalu bilang ga bisa ngajar, padahalkan semua orang kalau mau belajar, berdoa, berusaha pasti Insya Allah bisa ya… Nah sampai datang tawaran dari akung untuk mengajar di sekolah tinggi ini, ayah ga bisa menolak dan malah akhirnya menikmatinya. Bahkan sampai rela menemani bunda ke pameran dan seminar pendidikan GESS di JCC awal Oktober lalu loh, biasanya mana mau… Perubahan yang bikin bunda tambah seneng sih jadi kan nanti kalau ada pameran atau seminar-seminar pendidikan lagi bisa tarik ayah ikut jadi bun ada yang menemani dan menyupiri heheheh 😆

2. Bun a.k.a buba.
Sekarang bun kuliah S2 nya sudah di semester 3 sudah mulai disibukkan dengan penelitian dan penyusunan thesis plus tugas yang segedabrukan banyaknya. Jadi musti pinter bagi otak, hati dan energi nih klo ga mau jadi sutrezz sendiri. Oh iya rabu lalu (14 Oct 2015) untuk keperluan mata kuliah Training For Trainer, bunda dan kelompok bun kuliah sempat membuat seminar kecil kecilan di sekolahnya uti tentang learning style dan pembuatan RPP. Alhamdulillah tanggapan dari pihak sekolah uti baik dan malahan kita dapat tawaran jadi pembicara juga di sekolah lain. Lumayan banget lah ya untuk ukuran pemula seperti bun. Doakan lancar semua ya perjalanan kuliahnya jadi bisa cepat mengamalkan kembali pula ilmunya..amin…

3. Kakak Fab
Kakak Fab tahun ini kan mulai SD. Nah setelah hampir setengah semester ini baju seragam pramukanya baru dikasih, lama banget sih tapi katanya karena ganti model, kakak Fab bangga banget loh pake seragam pramukanya.
Oh iya perjalanan transisi TK ke SD buat kakak Fab agak geronjalan nih, karena sempat kena kasus bullying, bun sampai bingung anak SD baru kelas 1 kok udah aneh-aneh begitu ya, mungkin pengaruh sinetron kali ya? Duh dear parents please jauhkan anak anak kalian dari setan setan sinetron yang abal abal dan tidak bermutu itu deh. Gimana cara bun dan Fab menghadapi bully?
– bun ajari kakak untuk berani membela diri dengan berani bilang “Stop aku ga suka”
– klo si bully tetap ganggu bun bilang kakak untuk lapor bu guru yang ada di tempat.
– Klo si bully itu terus ganggu dan main fisik bun ajari kakak untuk tangkis dan klo perlu lawan balik jadi si bully tau kakak anak yang berani dan dia ga berani ganggu balik. Makanya kakak bun ajak masuk ekskul karate agar bisa bela diri. Dengan syarat kakak ga boleh pukul atau ganggu duluan.
– bun ajari kakak tiap hari cerita ke bun apa saja yang terjadi di sekolah baik pelajaran, guru maupun teman-temannya jadi bun bisa tau info lengkap dan dekat dengan keseharian sekolah kakak walaupun ga tiap hari bun temani ke sekolah.
– bun lapor ke bu guru kalau ada bullying di kelasnya dan diskusi sama bu guru.
– klo si bully ga berenti juga bun datangi langsung personal ke anak itu dan orang tuanya bicara dari hati ke hati, ga pakai kasar tapi disusun supaya kena ke hati si anak dan orang tuanya agar mereka tau tingkah anaknya dan si anak berhenti ganggu.

Alhamdulillah sekarang sudah ga ada lagi bullying di kelas kakak, cara yang paling berhasil buat bun dan kakak Fab ternyata cara yang terakhir itu. Terus sekarang kan udah musim ulangan dan ujian sekolah. Alhamdulillah kakak termasuk anak yang pintar dan anak yang bully itu akhirnya malah jadi minta diajarin pelajaran sama kakak dan sekarang mereka berteman baik. Bangga deh sama cara kakak menghadapi si bully. Afektif nya kakak tampak berkembang dengan sangat baik. Love you kakak Fab 😘

4. Ade Vio.
Si ade mengukir prestasi tersendiri loh di Oktober ini, ade terpilih jadi juara 2 balita sehat kategori group usia B (1-2 tahun) di RSIA Hermina Serpong. Alhamdulillah… Padahal bun daftarnya untuk lomba fotogenik loh. Makanya pas pengumuman juara lomba balita sehat dah ga mengharap apa-apa lha wong ga ngerasa daftar. Makanya pas datang paginya (4 Oktober 2015) sempat bingung juga lomba fotogenik kok pake periksa dokter segala ya? Dalam pikiran bun mungkin pihak RS maunya peserta lomba apapun sehat sehat kali ya? Jadi ya ga da pikiran menang. Pas pengumuman kita malah dah siap siap pulang…eh Alhamdulillah malah jadi salah satu pemenang hehehehe… So proud of you ade Vio 😘

Ok sekian dulu upate dari keluarga kami The Firdaus Family di Oktober ini, nantikan sharing kami berikutnya ya.

With Love,
The Firdaus Family

 
Leave a comment

Posted by on October 17, 2015 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

A glimpse of our home versi II. Meja mini bar IKEA alam sutera

Dear all,

Yuhuu jumpa lagi, kali ini kita mau mengajak our reader to see a glimpse of our home versi II. Spesifiknya ke area mini bar. Versi I buat yg belum baca silahkan loh dilihat dulu di SINI :).

Ok meski namanya area mini bar bukan berarti bar beneran yg menyediakan minuman beralkohol itu ya. Ini hanya nama saja  karena di area ini kami pakai meja mini bar sebagai pengganti meja makan. Kenapa? Karena saudara saudara, seperti yang telah anda ketahui sebelumnya bila pernah berkunjung ke rumah kami atau mengikuti di blog ini, rumah kami itu mungil a.k.a kecil- sempit , klo pakai meja makan mubazir space nya. Toh kami tipikal yang klo makan biasanya di depan TV jadi dari awal kami putuskan pakai meja mini bar saja yang tidak membutuhkan banyak tempat.

Dulu waktu pertama kali pindah ke rumah ini  di tahun 2008 blum ada IKEA-IKEA an di daerah sini, jadi si ayah buat sendiri meja bar sesuai bayangannya dan hasilnya jreng…jreng sebuah black box besar hua hahahhaha… bun akui sebagai pengrajin cincin si ayah jago deh tapi sebagai furniture designer emmm…. masih harus banyak belajar 😉

* Meja bar the big black box.

image

Can you see it? The big black box behind the TV? Maaf fotonya burem kayaknya diambil beberapa tahun lalu saat masi baru. Tapi kelihatan kan besarnya tu meja bar? Ngabisin tempat. Trus yg parah karena modelnya tertutup jd suka jd tempat simpen barang barang ga penting gitu. Mentang mentang ga terlihat. Dan hasil akhirnya jd rungsep (apa ya b.Indonesianya?) Penuh sesak gitu deh.

Nah finally… lebaran kemarin sampai puncaknya deh. Rumah kita sempet kena banjir lokal, gara gara saluran air tempat cuci buntu jadi waktu hujan airnya meluap masuk rumah. Si meja bar ini jd korban deh, kayunya basah dan mulai keluar bau kurang sedap dari dalamnya, mungkin karena barang barang di dalamnya juga jd lembab. Akhirnya mumpung banyak saudara ngumpul dirumah jd banyak yang bantu, tu meja bar di bongkar.

Setelah meja bar di bongkar rumah rasanya jadi lebih lega. Si ayah sempet ngerasa sedih juga sih karena hasil karya pertamanya musti di bongkar. Tapi ga pakai lama sedihnya, setelah pikir pikir space yg ada bisa dipakai buat meja bar yg lebih baik si ayah mulai getol searching di net model model meja bar lagi.

Lalu hari Minggu 26 July 2015 kemarin si ayah ajak kita jalan jalan buat cari meja bar yang sesuai dengan keinginan, pertama ke toko bangunan di dekat bunderan BSD, nah sempat patah arang di sini karena ternyata harga meja bar sesuai yang kita inginkan itu cukup mahal lebih dari budget, budget kita 1 juta tapi harga harga disana di angka 3 lebih, sigh…

Kemudian kita beranjak ke Ikea Alam Sutera ternyata disini kita bisa desain meja bar sesuai keinginan kita dan tinggal beli bahan bahannya di Ikea, bisa atur sesuai budget, Alhamdulillah berkat ide dari ayah, kita bisa punya meja bar dgn harga dibawah budget. Ini rincian yang kita beli:

– Daun meja putih Linnmon : Rp. 299.000
– Kaki meja hitam Olov : Rp. 200.000
Total Rp. 499.000 untuk sebuah meja bar. Yippie… dibawah budget dan masi ada sisa separuhnya.

Namun namanya manusia ya, ada sisa budget jadi ngelirik barang lain ni, pas ke area kursi bar ketemu dengan kursi bar hitam stig yang cocok untuk meja bar setinggi 90 cm seharga Rp. 199.000 jadi deh sekalian di ambil 2. Total : 398.000 lumayan.

Eh lihat lagi masi ada sisa, sekalian beli tempat pengering piring kvot Rp. 99.000 dan 2 buah alas piring önskedröm seharga Rp. 19.900. Btw alas piring ini pembelian yg berguna banget loh, bukan hanya menambah cantik mejanya tapi juga fungsional, jd klo makan apalagi yg berkuah gitu kan suka agak tumpah tumpah tuh, nah si alas ini melindungi meja supaya gak berbekas di meja.

Selesai deh perlengkapan meja mini bar kami, lebih beberapa puluh ribu sih dari budget aslinya, tapi worth it karena bisa buat meja mini bar yg sesuai bayangan kami, fungsional sekaligus menambah apik rumah kecil mungil kami, yang penting design-nya yg terbuka jd InsyaAllah ga dijadikan tempat menyimpan nyampah benda benda seperti meja bar si big black box terdahulu. Senang juga ada ikea yg lumayan dekat rumah. Hem….. project selanjutnya apa ya? Heheheh….ngumpulin duit dulu ah…. 😉

Oh iya hasilnya gimana? Mau tau? Mau tau aja atau mau tau banget?? Hahaha…here it is, meja mini bar ala the Firdaus family :

* Tampak depan.

image

* Tampak samping.

image

* Tampak bawah.

image

Ok sekian dulu sharing kali ini, nantikan sharing dari kami berikutnya ya.

With Love,
The Firdaus Family

 
Leave a comment

Posted by on July 27, 2015 in Uncategorized

 

Tags: